Upaya Peningkatan Motivasi Kerja Pegawai di Kantor Kecamatan Kalidoni Kota Palembang

Authors

  • Ida Utami Dwikurniawati STIA&P Annisa Dwi Salfarizi
  • Maharani STIA&P Annisa Dwi Salfarizi
  • Delfiazi Puji Lestari STIA&P Annisa Dwi Salfarizi

Keywords:

Motivasi,Kinerja pegawai

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis Evaluasi
Motivasi Kinerja Pegawai di Kantor Kecamatan Kalidoni Kota Palembang dan untuk
mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat. Penelitian ini adalah penelitian deksriptif
kualitatif. Setiap organisasi, baik organisasi pemerintah maupun organisasi swasta
mempunyai tujuan tertentu. Untuk mencapai tujuan tersebut, setiap organisasi harus mampu
melaksanakan moivasi yang baik kepada setiap organisasi, sebab dengan motivasi yang baik
akan memaksa anggota untuk melaksanakan tugas-tugas yang diserahkan kepadanya dengan
baik dan tepat waktu maka tujuan organisasi akan dicapai. Prestasi kerja pegawai merupakan
salah satu faktor penentu keberhasilan bagi suatu organisasi, terlebih masa pembangunan
dewasa ini, dimana dibutuhkan prestasi dan produktivitas kerja yang optimal. Oleh karena itu,
prestasi kerja yang tinggi diperlukan dalam setiap usaha kerja sama antar pegawai untuk
mencapai tujuan organisasi. Sebaliknya bagi pegawai yang memiliki prestasi kerja yang
rendah akan sulit mencapai hasil-hasil yang baik. Salah satu aspek yang dapat dilakukan
dalam memanfaatkan pegawai dalam suatu instansi untuk meningkat prestasi kerja adalah
dengan cara pemberian motivasi. Berdasarkan hasil penelitian pada pegawai Kecamatan
Kalidoni Kota Palembang bahwa usaha meningkatkan motivasi kerja pada pegawai
kecamatan belum menunjukkan motivasi kerja yang kurang bersemangat, kurang maksimal,
dan minimnya prestasi kerja. Hal ini dikarenakan belum sepenuhnya kebutuhan-kebutuhan
mereka terpenuhi, baik kebutuhan intrinsik maupun kebutuhan ekstrinsik oleh organisasi. Ada
beberapa faktor yang menyebabkan belum terpenuhinya kebutuhan pegawai sehingga
melemahkan motivasi kerja pegawai, yaitu 1) faktor lingkungan, yaitu situasi dan kondisi
perekonomian yang masih sulit, dimana biaya hidup menjadi lebih tinggi tidak sebanding
dengan pendapatan pegawai, dan 2) sistem/kebijakan yang ada belum disesuaikan dengan
pemenuhan kebutuhan pegawai, seperti sistem/kebijakan kompensasi, pengembangan
pegawai yang lebih didasarkan atas prinsip senioritas berdasarkan masa kerja, jabatan, dan
tingkat pendidikan.

References

Armstrong, Michael. (1990). Manajemen sumber daya manusia. Terjemahan PT.Elex Media Kaputindo:Jakarta.

Bayung, A. Syafei. (2007). Budaya Organisasi. Bina Darma Press: Palembang

Claud, Nazrudin. (2004). Intergritas ketahanan sosial.Erlangga:Jakarta.

Dale, A. Timpe. (1992). Company to Success (Terjemahan Wawan Setiawan). PT.Gramedia Pustaka Utama:Jakarta.

Davis, Gordon B. (1993). Kerangka Dasar Sistem Informasi Manajemen. terjemahan, Seri Manajemen90-A. PT.Pustaka Binaman Pressindo:Jakarta.

Dwiyanto, Agus.1995. Penilai Kinerja Organisasi Pelayanan Publik. FISIPOL. Universitas Gajah Mada:Yogyakarta.

Gomes,Faustino Cardoso. (2003). Manajemen Sumber Daya Manusia,Penerbit

Andi:Yogyakarta.

Handoko,T. Hani. (2000). Manajemen personalia dan sumber daya manusia.BPFE:Yogyakarta.

Hasibuan,Nurimansyah. (1993). Pemerataan dan Pembangunan Ekonomi teori dan Kebijaksanaan.Universitas Sriwijaya Press:Palembang.

Heidjrachman,Ranupandojo dan Husnan,Saud. (2002). Manajemen personalia.BPFE:Jakarta.

Kreitner dan Kinicki. (2005). Perilaku Organisasi.Jakarta:Salemba Empat.

Lateiner, A.R, dan Levine,I.E. (1993). Teknik Memimpin Pegawai dan Pekerja. (Terjemahan Soedjono).Cemerlang:Jakarta.

Manullang.M. (2000). Management Personalia.Bumi Aksara:Jakarta

Manullang.M. (2004). Dasar-dasar Manajemen. Gajah Mada University Press:Yogyakarta.

Moekijat. (2005). Tata laksana kantor (Manajemen Perkantoran). Mandar maju:Bandung.

Nasution. (2003). Metode penelitian Naturalistik Kualitatif. Remaja Rosdakarya:Bandung.

Pustaka Utama.strategi meningkatkan kepuasan pelanggan.Jakarta: PT.Gramedia.

Rangkuti, Freddy. (2006). Measuring Castomer Statisfaction

Rasimin,B,S. (1988). Individu dalam industri dan organisasi.makalah.disajikan dalam rangka kursus manajemen keuangan kerja sama PJKA dan PPM.Fakultas Ekonomi UGM:Yogyakarta.

Rivai,Veithzal. (2005). Manajemen Sumber daya manusia untuk perusahaan,dari teori ke praktik.PT.Raja Grafindo Persada:Jakarta.

Robbin,Stephen P. (2006). Perilaku Organisasi.Edisi lengkap.Terjemahan Intan Sejati:Jakarta.

Sarwanto. (2004). Dasar-dasar organisasi dan manajemen.Ghalia:Jakarta.

Sondang P.Siagian. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia.Bumi Aksara:Jakarta.

Sondang P.Siagian. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia.Bumi Aksara:Jakarta.

Sugiyono. (2003). Metode Penelitian Administrasi, cetakan ke-19, hal 15-166,Bandung: Alfabeta.

Surjadi. (2009). Pengembangan Kinerja Pelayanan Publik. Bandung: PT. Rafika Aditama.

Sugiono. (2005). Metode Penelitian Administratif :Bandung.PT.Gramedia

Syafiie, Inu Kencana. (2006). Ilmu Administrasi Publik. Jakarta: Rineka Cipta.

Syafei,Yani. (2007). Ergonomic in product development.Seminar nasional.

Tjiptono Fandy. (2008). Service Manajement Mewujudkan Layanan Prima. Yogyakarta.

_____,T. (2004). Teori Motivasi dan Aplikasi,PT Prima Aksara:Jakarta

The Liang Gie. (2004). Administrasi Perkantoran Modern.Yayasan Studi Ilmu dan Teknologi:Yogyakarta.

Westra, Pariata. (1996). Manajemen Personalia. Yogyakarta:Liberti.

Wexley dan Yukl. (1988). perilaku Organisasi dan Psikologi Personalia.Cetakan Pertama,Alih Bahasa Muh.Shobaruddin.Bina Aksara:Jakarta.

Undang-undang dan Peraturan

Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014,tentang pemerintah daerah,diharapkan dapat memberikan dampak nyata yang luas terhadap peningkatan kinerja terutama kedisiplinan aparatur dalam mengembangkan tanggung jawab dan tugasnya.

Downloads

Published

2024-01-16