EVALUASI PENYELENGGARAAN DIKLAT KEPEMIMPINAN TINGKAT III PADA BADAN DIKLAT PROVINSI SUMATERA SELATAN

Authors

  • Tony Mirza
  • Usman Nopianto

Keywords:

Evaluasi,Penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat III

Abstract

Evaluasi  Penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat III Pada Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan ini memfokuskan penelitiannya pada Evaluasi Penyelenggaraan Diklat Kepemimpinan Tingkat III Pada Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Unit analisis penelitian ini adalah organisasi yaitu Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan. Dalam mengumpulkan data peneliti melakukan kegiatan wawancara dengan Kepala Badan Diklat,  Sekretaris Kepala Badan Diklat, Kepala Bidang Diklat kepemimpinan Badan Diklat Provinsi Sumatera Selatan, 2 orang staf dan 2 orang  peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat III sebagai informan. Setelah data diperoleh maka data akan dianalisis dengan menggunakan tehnik data analisis kualitatif.

 

Hasil dari penelitian ini yaitu Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat III  bersifat selektif dan merupakan penugasan dengan memperhatikan rencana pengembangan karir Pegawai Sipil  yang  bersangkutan. dengan  berpedoman pada ketentuan yang termuat dalam surat Keputusan kepala Lembaga Administnasi Negara Nomor 193/XIII/10/6,20017, tentang Pedoman Umum Pendidikan dan Pelatinan  Jabatan  Pegawai Negeri Sipil. Penilaian terhadap widyaswara di lakukakan dengan meliputi beberapa aspek dengan tujuan untuk di jadikan pendoman untuk penyelenggaraan diklat selanjutnya dimasa yang akan datang. Selanjutnya terdapat beberapa aspek yang dinilai dari  penyelenggara diklat dimana hasil penelitian tersebut diolah dan disimpulkan oleh penyelenggara sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan program diklat yang akan datang. Sedangkan untuk evaluasi  akhir dilakukan dengan memperhatikan hasil evaluasi terhadap aspek sikap dan perilaku kepemimpinan serta aspek akademis atau penguasaan materi. Nilai tersebut direkapitulasi dengan pembobotan masing-masing, sehingga menghasilkan nilai Akhir.

References

Dharma, Surya, 2005. Manajemen Kinerja: Falsafah, Teori dan Penerapannya, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Flippo, Edwin B. 1982. Personnel Management, Asean Student Edition, Singapore: Mc. Graw – Hill.

Gaspersz, Vincent, Organizational Excellence,2007,PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

Kaho, J. Riwu, 2007. Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia, Identifikasi Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penyelenggaraan Otonomi Daerah, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Kaloh, J. 2002. Mencari Bentuk Otonomi Daerah: Suatu Solusi Dalam Menjawab

Kebutuhan Lokal dan Tantangan Global, Jakarta: Rineka Cipta.

Kreitner, Robert dan Angelo Kinicki, 2001, Organizational Behavior, 5th edition,McGraw-Hill.

Kotler, Philiph, 2006. Marketing Management, Pearson International Edition, Pearson: Prentice-Hall, International, Inc.

Mahmudi, 2007, Manajemen Kinerja Sektor Publik, Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan STIM YKPN.

Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu, 2003. Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Bandung: PT. Refika Aditama.

Mardiasmo, 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah, Jogjakarta: Penerbit Andi Offset.

Manullang, M. 2005. Dasar-Dasar Manajemen. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

Moenir H.A.S., 1992. Manajemen Pelayanan Umum Di Indonesia, Jakarta: Bumi Aksara.

Syaukani, Gaffar, Affan, dan Rasyid, M. Ryaas, 2002. Otonomi Daerah Dalam Negara Kesatuan, Jogjakarta: Pustaka Pelajar.

Republik Indonesia, 1999, Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian, www.bkn.go.id.

________________, 2004, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, www.depdagri.go.id.

Downloads

Published

2024-08-02