Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Etika Bisnis di Indonesia
Abstrak
Abstrak
Nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan dasar moral bangsa Indonesia memiliki peran fundamental dalam membentuk etika bisnis yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Namun, proses internalisasi nilai-nilai tersebut dalam praktik dunia usaha masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam konteks perusahaan multinasional, dinamika digital, serta keterbatasan regulasi etika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis bagaimana nilai-nilai Pancasila diintegrasikan ke dalam kebijakan, budaya organisasi, dan perilaku etika bisnis di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah systematic literature review dengan merujuk pada panduan PRISMA. Data diperoleh dari 10 artikel ilmiah terbitan 2023–2025 yang diakses melalui Google Scholar dan Garuda, dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi tertentu (IC1–IC3). Hasil kajian menunjukkan lima tema utama: (1) nilai Pancasila sebagai fondasi normatif dalam regulasi dan budaya korporasi, (2) praktik CSR dan ekowirausaha sebagai sarana aktualisasi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial, (3) tantangan sinkronisasi antara nilai lokal dan nilai korporasi global, (4) pentingnya pendidikan etika dan pembentukan karakter berbasis Pancasila dalam dunia pendidikan tinggi dan organisasi, dan (5) perlunya sinergi antara regulasi hukum, kearifan lokal, dan strategi komunikasi untuk memperkuat internalisasi nilai. Temuan ini menegaskan bahwa internalisasi nilai Pancasila tidak hanya menuntut pendekatan deklaratif, tetapi juga strategi substantif dan berkelanjutan di tingkat kebijakan, budaya organisasi, dan praksis etis sehari-hari.
Kata Kunci: Etika Bisnis; Nilai Pancasila; Internalisasi; Perusahaan Multinasional
