Perubahan Pola Komunikasi Keluarga di Era Digital: Antara Keterhubungan dan Keterasingan
Abstrak
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dalam keluarga secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis perubahan komunikasi keluarga di era digital dengan fokus pada dua dimensi utama: keterhubungan dan keterasingan emosional. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA. Proses seleksi dilakukan terhadap 72 artikel awal yang ditemukan melalui Google Scholar, dengan menerapkan kriteria inklusi tertentu. Setelah proses seleksi dan penelaahan penuh, 10 artikel ilmiah yang diterbitkan pada tahun 2023–2025 dianalisis lebih lanjut. Hasil sintesis menunjukkan lima temuan utama: (1) pergeseran komunikasi keluarga dari interaksi tatap muka ke komunikasi digital berbasis aplikasi dan media sosial; (2) media digital berperan ganda sebagai jembatan keterhubungan sekaligus potensi penyebab keterasingan emosional; (3) peran orang tua sebagai mediator sangat krusial dalam membentuk kualitas komunikasi keluarga digital; (4) kehadiran emosional lebih berdampak daripada sekadar frekuensi komunikasi daring; dan (5) perlunya strategi komunikasi keluarga yang sehat, reflektif, dan adaptif untuk menjaga keharmonisan dalam lingkungan digital. Tinjauan ini juga mengungkap dominasi pendekatan kualitatif dalam studi sebelumnya dan merekomendasikan pengembangan pendekatan kuantitatif dan metode campuran untuk riset selanjutnya. Secara keseluruhan, efektivitas komunikasi digital dalam keluarga tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi terutama oleh nilai, relasi, dan kesadaran komunikasi dalam struktur keluarga itu sendiri.Unduhan
Diterbitkan
2025-01-09
Terbitan
Bagian
Articles
