The RENDAHNYA IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DALAM SEKOLAH DASAR NEGERI DI CIKARANG

indonesia

Penulis

  • Ardell Davin President University

Kata Kunci:

Bahasa Inggris, Sekolah Dasar, Implementasi Pembelajaran

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji rendahnya implementasi pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Negeri (SDN) di wilayah Cikarang. Bahasa Inggris, sebagai bahasa internasional, seharusnya diperkenalkan sejak dini untuk memperkuat daya saing dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi era global. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan adanya berbagai kendala seperti keterbatasan guru yang kompeten, minimnya media pembelajaran, kurangnya pelatihan profesional, dan tidak adanya guru khusus Bahasa Inggris di sebagian besar SDN yang diteliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara semi terstruktur dengan guru-guru dari lima SDN di Cikarang. Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian besar guru berasal dari latar pendidikan umum dan tidak memiliki pelatihan khusus Bahasa Inggris, yang menyebabkan kurangnya kepercayaan diri dalam mengajar. Meski demikian, para guru menyadari pentingnya Bahasa Inggris dan menunjukkan antusiasme untuk peningkatan kualitas pembelajaran, begitu pula dengan siswa yang menunjukkan minat belajar yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan penyediaan pelatihan rutin, penempatan guru khusus Bahasa Inggris, serta pengembangan media dan metode pembelajaran yang interaktif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.

Referensi

Astuti, E. (2020). The implementation of English learning at public elementary schools in Indonesia. Journal of English Language Teaching and Linguistics, 5(1), 55–65. https://doi.org/10.21462/jeltl.v5i1.385

Cameron, L. (2001). Teaching languages to young learners. Cambridge University Press.

Handayani, E. (2024). Penerapan Pembelajaran Bahasa Inggris Berdasarkan Kebijakan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 155 Gresik. Academia.edu. https://www.academia.edu/114917009/

Handayani, N. (2024). Kendala implementasi Bahasa Inggris di sekolah dasar negeri di wilayah sub-urban. Jurnal Kependidikan dan Kebudayaan, 16(1), 45–59.

Hapsari, R. (2021). Creative strategies for teaching English to young learners in limited-resource schools. International Journal of Language Teaching and Education, 5(3), 210–218. https://doi.org/10.22437/ijolte.v5i3.14138

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2017). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2017 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.

Nuraini, T. (2019). Teaching English in primary schools: Fun or frustrating? Language and Education Journal, 6(1), 21–30.

Piaget, J. (1973). To understand is to invent: The future of education. Grossman Publishers.

Rachmawati, D. (2023). Urgensi penguatan Bahasa Inggris di sekolah dasar: Kajian kurikulum dan sumber daya. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 87–95.

Rachmawati, Y. (2023). Implementasi Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 1 Cigembor. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/373645256_Implementasi_Pembelajaran_Bahasa_Inggris_di_SDN_1_Cigembor

Sugihartono, T. (2016). Upaya meningkatkan keterampilan berbicara melalui teknik bermain peran. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 1–9. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpbsi/article/view/6789

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-09

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.